We Have Always Lived In The Castle, Film Feminis Gotik yang Unik

We Have Always Lived In The Castle, Film Feminis Gotik yang Unik

Reviews - We Have Always Lived In The Castle, Film Feminis Gotik yang Unik

Diadaptasi dari novel misteri karangan Shirley Jackson, We Have Always Lived In The Castle (WHALITC) adalah sebuah film yang charming sekaligus membingungkan

30 May 2019, 13:35



Menggabungkan unsur drama dan suspense, film yang disutradarai oleh Stacie Passon ini menempatkan dua saudari yang menjadi karakter utamanya pada posisi sulit, dimana mereka menantang kecurigaan dari sekeliling mereka, terutama para pria yang merasa tertarik sekaligus terintimidasi oleh keberadaan keduanya. Berbeda dengan novelnya yang secara samar memperlihatkan kecenderungan sosiopat yang dimiliki oleh kakak beradik Merricat dan Constance Blackwell, film ini lebih memilih untuk mengajak para penonton untuk melihat keduanya sebagai gadis-gadis yang menjadi korban trauma daripada sosok-sosok yang memiliki kecenderungan untuk berbuat jahat.

Merricat (diperankan dengan begitu aneh dan memikat oleh Taissa Farmiga), seorang gadis berusia delapan belas tahun yang kekanakan dan tinggal bersama kakak perempuan satu-satunya, Constance (Alexandra Daddario) dan paman mereka yang sakit-sakitan, Julian (Crispin Glover). Kedua orangtua mereka telah meninggal beberapa tahun sebelumnya karena keracunan, yang turut pula mengakibatkan paman mereka lumpuh dan keluarga Blackwell dikucilkan oleh masyarakat kota.




Constance, yang selalu tampil cantik dan sempurna adalah seorang calon ibu rumah tangga yang patuh serta hobi membuat kue dengan senyum berkilau di wajah. Merricat, si perajuk yang memiliki hobi mengubur pernak-pernik di taman rumah mereka yang kelewat besar dan membaca mantra untuk orang-orang. Saling menjaga satu sama lain, keduanya kerap menghabiskan waktu bersama dan berkhayal hidup di bulan yang selalu muncul penuh di tengah jendela kamar Merricat (jelas sekali merupakan salah satu dari sekian banyak efek CGI yang muncul secara kurang pas dan menjadi salah satu kekurangan film ini). 

Farmiga begitu menghayati karakter yang ia perankan bahkan sampai ke detail kecil seperti cara berjalan Merricat yang membungkuk dan ekspresi wajah kekanakan yang menakutkan; tak ketinggalan pula dengan pengetahuannya mengenai berbagai jenis jamur beracun. Sementara Glover, sebagai Julian tampil tak kalah creepy dan kerap muncul tanpa diduga sambil membacakan isi buku mengenai sejarah keluarga Blackwell yang sedang ia tulis. 




Mendadak rumah Merricat dan Constance yang begitu luas seperti kastil dikejutkan dengan kedatangan sepupu yang sebelumnya tak pernah mereka jumpai, Charles (Sebastian Stan) yang tampan dan memesona seisi rumah kecuali Merricat. Namun, perlahan sikap asli sepupu mereka muncul saat ia menemukan berbagai harta karun yang Merricat kubur dan sok akrab dengan mulai memanggil Constance dengan panggilan Connie. Seperti para penghuni kota yang berpegang teguh pada nilai-nilai patriarki yang menganggap keduanya sebelah mata, Charles dengan senyum sinisnya yang khas mulai mengatur apa yang boleh dan tidak dilakukan oleh Constance dan Merricat.

Akting Stan sebagai karakter antagonis Charles tak begitu meninggalkan kesan berarti seperti aktingnya sebagai Winter Soldier alias Bucky dalam sederet film Marvel yang ia bintangi, tetapi tetap mendukung alur cerita film ini. Daddario sebagai Constance yang selalu tersenyum ala Stepford Wife namun memendam frustasi seksual dan mulai jatuh hati pada sepupunya sendiri juga berhasil menarik simpati penonton melalui latar belakang cerita karakter yang ia perankan.




WHALITC adalah sebuah kisah dongeng aneh yang memikat dimana kedua wanita karakter utamanya tetap hidup bahagia meski tanpa kehadiran para pria yang menjanjikan sebuah happy ending yang sempurna. Ketimbang harus menghadapi dunia luar yang kejam, penuh dengan mata-mata yang menatap sinis: Constance dan Merricat memilih untuk mengunci diri dalam rumah mereka yang berantakan dan nyaris roboh untuk mendapatkan kebebasan sejati versi mereka.

Nutshell:

Meski versi film hadir lebih ringan daripada novelnya yang bernuansa jauh lebih muram, WHALITC tetap memunculkan suasana yang mencolok sekaligus menarik untuk ditonton.

Rating NR Directed by Stacie Passon Starring Taissa Farmiga, Alexandra Daddario, Sebastian Stan, Crispin Glover Release date May 17, 2019 Running time 96 mins

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment