The Secret Life of Pets 2

The Secret Life of Pets 2

Reviews - The Secret Life of Pets 2

Keceriaan para hewan peliharaan kembali dengan bagian ke-dua dari animasi besutan Illumination Entertainment ini.

03 June 2019, 07:05

Penulis : Edward Paath

Illumination dan Universal Pictures merilis The Secret Life of Pets 2 di Indonesia pada 3 Juni 2019 guna mengulang kesuksesan film pertamanya yang berhasil meraih box office dengan penghasilan sebesar 875,5 juta dollar. Chris Renaud kembali menjadi sutradara dan Brian Lynch menulis skenario.

Terjadi sedikit perubahan di jajaran pengisi suara, sebab Louis C. K pengisi suara Max di film pertama digantikan oleh Patton Oswalt. Namun, tokoh-tokoh lain, seperti Duke, Gidget, Snowball, Chloe, dan Katie tetap dibintangi oleh aktor dan aktris di film pertama.

Di film The Secret Life of Pets 2, terdapat tiga alur cerita berbeda yang berjalan secara beriringan. Alur cerita pertama adalah milik Max, si anjing jenis terrier, yang menjadi bintang utama sejak film pertama.

Diceritakan bahwa pemilik Max, Katie (Ellie Kemper) telah menikah dan memiliki seorang anak laki-laki bernama Liam (Henry Lynch). Meski mulanya merasa iri karena Katie lebih perhatian terhadap Liam, Max pada akhirnya terus berusaha untuk menjadi anjing penjaga yang baik bersama kawannya, Duke (Eric Stonestreet).

Menjaga Liam membuat Max menjadi terlalu khawatir dan stress hingga kerap menggaruk kepalanya sendiri. Katie phn merasa khawatir dan membawa Max ke dokter hewan yang kemudian memberinya pelindung kepala. Pelindung kepala itu berfungsi untuk mencegah Max melukai diri sendiri ketika merasa stress.

Max dan Duke lantas ikut bersama Katie, suaminya, dan Liam untuk berkunjung ke rumah seorang paman yang berada di perkebunan. Di sana, ia bertemu dengan seorang anjing penjaga bernama Rooster (Harrison Ford) yang nantinya akan mengubah cara Max dalam memandang hidup.

Alur cerita kedua berpusat pada Gidget (Jenny Slate), anjing pomerian, yang sejak film pertama diketahui menyukai Max. Diceritakan bahwa Gidget dipercaya untuk menjaga mainan bola berbentuk lebah oleh Max yang hendak berlibur bersama Katie.

Meski mulanya yakin bisa menjadi penjaga yang baik, Gidget tidak sengaja melemparkan bola itu ke kamar apartemen yang ditinggali oleh seorang nenek tua dan puluhan kucing peliharaannya. Karena tidak berani masuk sebagai seekor anjing, Gidget pun mendatangi Chloe (Lake Bell), untuk belajar cara menjadi kucing yang baik dan benar.

Snowball (Kevin Hart) adalah tokoh utama untuk alur cerita ketiga. Snowball dirawat oleh seorang gadis yang kerap mendandaninya dengan kostum superhero. Karena sifatnya yang aneh, Snowball pun percaya bahwa ia benar-benar superhero bernama Captain Snowball.

Suatu ketika, Snowball didatangi oleh seekor anjing shih tzu bernama Daisy (Tiffany Hadish) yang memintanya untuk menghubungi Captain Snowball. Daisy ingin meminta tolong pada sang superhero untuk menyelamatkan seekor harimau putih yang dipaksa menjadi hewan sirkus oleh seseorang bernama Sergei (Nick Kroll).

Menempatkan tiga alur cerita dalam satu film memang merupakan langkah yang terlalu riskan. Sebab, Renaud dan Lynch harus bisa bekerjasama dengan baik agar porsi semua alur cerita pas dan tetap bisa memberi pesan moral bagi penonton yang mayoritas anak-anak kecil.

Pada akhirnya, alur cerita Gidget menjadi yang paling aneh dan kurang klimaks. Untung saja, alur cerita Max terasa penuh pesan moral dan alur cerita Snowball sangat imajinatif serta unik.

Kehadiran Harrison Ford sebagai Rooster di film ini juga amat membantu. Sebab, tokoh Rooster amat mencintai petualangan dan hal itu mengingatkan penonton pada salah satu tokoh ikonik yang pernah Ford perankan, yakni Indiana Jones. 

Memang sudah lama Ford tidak memerankan tokoh itu. Jadi, setidaknya orang tua yang menemani anak-anak menonton film The Secret Life of Pets 2bisa merasakan kehadiran sang profesor petualang bertopi koboi itu.

Menyandingkan Kevin Hart dan Tiffany Hadish melalui tokoh Snowball dan Daisy juga jadi langkah brilian. Sebab, dua aktor ini terkenal sebagai komedian kulit hitam yang sangat jago menciptakan guyonan mengocok perut.

Apalagi, mereka berdua harus berhadapan dengan Nick Kroll pemeran tokoh Sergei, pemilik sirkus yang jahat. Bagi para pecinta film komedi ala Afro-American, pertemuan Hadish dan Kroll pasti membuat kalian teringat pada film sport comedy berjudul Uncle Drew (2018).

Memang premis utama franchise film The Secret Life of Pets sangat lah sederhana, yakni menjawab pertanyaan semua orang tentang apa yang para hewan peliharaan lakukan ketika ditinggal pergi oleh majikan. Namun, apakah tidak terlalu berlebihan ketika di film The Secret Life of Pets 2 tokoh Snowball dan Daisy diceritakan hendak meloloskan seekor harimau putih dari kekangan sirkus jahat?

Ya, bagi orang dewasa hal itu memang terkesan aneh dan tak masuk akal. Namun, ada pesan moral menarik tentang bagaimana manusia seharusnya tidak boleh menyakiti hewan, terlebih hewan liar yang seharusnya hidup bebas di alam.

Dari alur cerita Max dan Gidget juga terdapat sebuah pesan moral mengenai cara menghadapi dunia yang semakin hari kian jahat dan mengerikan. Film ini setidaknya bisa mengajarkan pada anak untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang berani dalam menghadapi segala hal.

Melansir The A.V Club, di versi Bluray dan 4K The Secret Life of Pets 2 akan ada film-film pendek yang menceritakan petualangan para peliharaan. Jika kalian memang menyukai film ini, silakan membelinya. Lagipula, film ini sangat imajinatif dan memiliki banyak pesan moral yang baik bagi anak.

Nutshell:

Film The Secret Life of Pets 2 menyuguhkan tiga plot berbeda dari tokoh Max, Gidget, dan Snowball. Hal itu agaknya membuat sutradaea dan penulis naskah kelimpungan sehingga alur cerita Gidget tidak berhasil tersampaikan dengan baik. Namun, film ini tetap terasa sangat imajinatif dan mengandung pesan moral yang baik bagi anak-anak.

Rating PG Directed by Chris Renaud Written by Brian Lynch Starring Patton Oswalt, Kevin Hart, Tiffany Hadish Release date June 3, 2019 Duration 86 minutes

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment