The Gods Of Silicon Valley

The Gods Of Silicon Valley

Reviews - The Gods Of Silicon Valley

The Great Hack menghadirkan premis yang begitu relevan di masa sekarang. Didukung dengan narasumber yang mumpuni dan bahasa visual yang menyenangkan, dokumenter ini terasa begitu ringan.

08 August 2019, 07:05

Pernahkah All Film Lovers bertanya kemana sebenarnya jejak digital kita dikumpulkan? Dari beragam 'Likes' yang kita klik, kemudian dokumen-dokumen yang kita upload ke internet, lalu artikel serta foto yang kita sukai. Itu semua merupakan jejak digital yang meninggalkan analisa psikologis mengenai apa yang kita suka, apa yang kita kagumi, apa yang membuat kita terenyuh, dan lain sebagainya. Bisa dibilang, aktivitas online kita di social media merupakan jejak digital psikologis yang bisa menghasilkan analisa mendetail mengenai siapa kita sebenarnya. 

Tema inilah yang kemudian diambil oleh Karim Amer dan Jehane Noujaim sebagai dua sutradara yang mengerjakan dokumenter ini. Tema yang begitu relevan, dan begitu mampu menyita perhatian kita terutama dengan semakin meresapnya teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari kita. 

David Carroll "The Great Hack"

Dokumenter besutan Netflix ini sebenarnya hanya mengambil premis data breach tersebut sebagai jembatan untuk masuk ke dalam topik yang lebih spesifik lagi, khususnya skandal Facebook dan Cambridge Analytica beberapa waktu yang lalu yang telah menyita perhatian publik dunia, dimana Cambridge Analytica telah terbukti menggunakan data pengguna Facebook sebanyak 87 Juta orang di Amerika dan menjadikan data tersebut sebagai specific marketing target pada saat pemilihan Presiden 2016 lalu. 

Cambridge Analytica yang ketika itu bekerja untuk campaign Donald Trump telah terbukti menggunakan data pribadi tersebut untuk terus menggencarkan kampanye secara spesifik demi merubah perilaku serta pola pikir pemilih-pemilih tertentu di negara bagian yang merupakan negara bagian penting. 

Hal ini dilakukan Cambridge Analytica dengan menciptakan polarisasi yang berlebihan dengan memberikan feeding konten-konten yang mendorong Trump candidacy ketika itu. Ya ini hal yang sangat mungkin terjadi, dan tidak aneh juga polarisasi yang begitu kental selalu terasa apabila pemilihan umum datang. Masih ingat di negara kita sendiri betapa polarisasi antara kedua calon presiden kita waktu itu begitu kental? Karena memang algoritma yang digunakan oleh social media mendorong perilaku ini. 

Coba bayangkan, apabila kita membenci satu ras atau agama tertentu, lalu kita memberikan likes kita di social media terhadap ideologi yang kita kagumi, secara tidak langsung algoritma social media tersebut akan terus memberikan kita konten-konten yang mendorong ideologi yang kita miliki, dan ini bisa berujung ke perubahan pola pikir dan tentunya kekerasan. 

Lalu apa sebenarnya yang salah dengan hal ini, bukankah ini teknik marketing moderen? Ya, sampai titik tertentu, karena penggunaan data pribadi secara keseluruhan untuk kepentingan brand atau sebuah korporasi besar, seharusnya tidak dibenarkan. 

Dan apa yang Cambridge Analytica lakukan, mereka betul-betul mengukur psikologis individu sampai titik terdalam, dan mereka mampu menganalisa perubahan perilaku serta sifat dan sikap kita terhadap roda politik. 

The Great Hack menghadirkan pertanyaan yang begitu relevan ini dalam balutan dokumenter yang menarik, bahasa visual yang menyenangkan serta narasumber yang juga mudah untuk diikuti. Berfokus pada tiga narasumber utama, David Carroll, seorang profesor yang meminta Cambridge Analytica membuka informasi sistem data mereka, Carole Cadwalladr, seorang jurnalis The Observer yang pertama kali mengungkap skandal ini dan Brittany Kaiser, mantan salah satu petinggi Cambridge Analytica yang membocorkan masalah ini ke media. 

Kasus ini telah membuka mata dunia perihal apa saja yang dilakukan oleh "The Gods Of Silicon Valley" dengan data pribadi kita sebagai pengguna. Kita telah menyadari bahwa memang mereka menciptakan sebuah sistem targeted marketing yang menggunakan jejak digital kita untuk membaca perilaku serta kesukaan kita, namun sampai di titik manakah data kita bisa digunakan dan apa konsekuensinya bagi kita?

Namun sayang, dengan hanya menghadirkan kasus Cambridge Analytica dan Facebook, The Great Hack mengacuhkan permasalahan lebih besar yang sangat meradang di masa sekarang. Dan hampir semua perusahaan yang menggunakan internet sebagai platform usahanya, menggunakan dan memiliki akses ke data pribadi, dan hingga saat ini, hal ini belum menjadi perhatian yang krusial, terutama di Indonesia. Data right seharusnya sama dengan human rights, betul ucap kedua sutradara The Great Hack yang menutup dokumenter ini. 

Nutshell :

Tidak mudah menghadirkan sebuah dokumenter yang tetap terasa ringan meskipun tema yang diangkatnya begitu mengerikan. Namun relevansi inilah yang membuat The Great Hack tetap menyenangkan untuk ditonton, dan menjadi sebuah pelajaran yang berharga. 

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment