Snowpiercer, Melanjutkan Legacy Bong Joon Ho

Snowpiercer, Melanjutkan Legacy Bong Joon Ho

Reviews - Snowpiercer, Melanjutkan Legacy Bong Joon Ho

Serial Snowpiercer menjadi sebuah game-changer di Netflix, dengan tema thriller yang seru nampaknya serial ini akan menjadi jagoan Netflix yang baru.

28 May 2020, 07:05

Diangkat dari novel grafis Le Transperceneige, Snowpiercer bercerita mengenai sebuah post-apocalyptic world dimana seisi dunia telah habis terkena badai salju yang sangat dingin dan menghabiskan kehidupan di bumi. Sekitar 3000 orang menaiki kereta Snowpiercer untuk mengelilingi bumi secara terus menerus sebagai upaya untuk terus bertahan menghindari hantaman udara dingin yang mematikan di luar kereta tersebut. 

Serial ini memang sebuah kelanjutan dari film 2013 karya Bong-Joon ho yang mengajak kita berkenalan dengan 1000 gerbong lebih yang ada di kereta Snowpiercer. Di kereta ini tatanan kelas sosial amatlah kentara, dimana kereta paling belakang diisi oleh orang-orang buangan dan yang menaiki kereta tersebut tanpa tiket, dan gerbong paling depan tempat dimana masinis, krew serta pusat kendali kereta tersebut berada. 

Serial ini mengajak kita untuk bertemu dengan para Tailie, istilah bagi orang-orang yang berada di gerbong paling belakang kereta Snowpiercer, dimana mereka dipaksa untuk hidup dari belas kasihan manusia yang berada di Uptrain, atau gerbong-gerbong depan. 

Detail yang kaya hadir di serial ini dimana sang filmmaker mencoba menghadirkan setiap gerbong kereta yang memiliki beda fungsi dan dapat digunakan oleh kelas sosial yang berbeda pula. Dining car kelas satu digambarkan seperti sebuah restoran fine dining yang menyajikan makanan-makanan kelas satu yang ada di peradaban manusia. Sementara kelas tiga dihadapkan dengan kenyataan sosial kursi duduk yang keras dan tegak. Penonton juga diajak untuk melihat gerbong-gerbong lain seperti gerbong dimana tanaman dan pohon tumbuh subur melalui inseminasi rekayasa manusia, ada juga gerbong dimana sapi-sapi diternakkan untuk kemudian dihidangkan sebagai sebuah sajian steak di gerbong dining car kelas pertama. 

Kemudian kita bertemu dengan Andre Layton (Daveed Digs) seorang bekas polisi yang tersangkut di gerbong terakhir, dan bersama dengan rekan-rekannya berusaha untuk menerobos ke gerbong depan dan mencoba mematahkan stigma kelas sosial yang ada. 

Pada suatu ketika Layton ditarik ke gerbong depan untuk mencoba memecahkan misteri pembunuhan di salah satu gerbong kereta Snowpiercer. Melanie Cavill (Jennifer Connely) engineer dan juga kepala kereta tersebut memanggilnya untuk mencoba membantu memecahkan pembunuhan tersebut. 

Meskipun baru dua episode yang ditayangkan Netflix, Snowpiercer nampaknya adalah sebuah serial menjanjikan yang menghadirkan intrik, drama, thriller dan juga action dengan porsi yang pas. Dari dua episode pembuka serial ini, sudah bisa kita rasakan pengaruh Bong Joon Ho, dan juga Park-Chan Wook, sebagai executive producer. Chan Wook, sutradara Korea Selatan yang terkenal dengan film-filmnya seperti Old Boy juga hadir memberikan ide serta narasi visualnya yang banyak dipuji orang. 

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment