Selain Shang Chi, Superhero Asia Marvel Comics Ini Layak Diadaptasi Ke Layar Lebar

Selain Shang Chi, Superhero Asia Marvel Comics Ini Layak Diadaptasi Ke Layar Lebar

Selain Shang Chi, Superhero Asia Marvel Comics Ini Layak Diadaptasi Ke Layar Lebar

Salah satunya adalah Komodo, superhero Marvel Comics asli Indonesia.

08 July 2019, 07:05

Dalam waktu dekat, tokoh Shang-Chi akan hadir di MCU. Ini adalah kali pertama seorang superhero Asia dari Marvel Comics tampil di layar lebar.

Selain Shang-Chi, sebenarnya masih ada beberapa superhero Asia dari Marvel Comics lain yang juga keren dan layak diadaptasi ke layar lebar atau serial televisi. Siapa saja mereka?

Sunfire

Marvel Fandom

Nama asli tokoh ini adalah Yoshida. Ia merupakan seorang mutan berdarah Jepang yang mampu menyemburkan api dari tubuhnya dan terbang layaknya pesawat jet. Mutasi Yoshida terjadi setelah sang ibu terkena racun radiasi dari bom atom yang dijatuhkan tentara Amerika Serikat di Hiroshima, Jepang pada Perang Dunia II. Tubuh Yoshida pun pada akhirnya mampu menyerap radiasi matahari dan mengkonversinya menjadi api.

Dalam komik, Sunfire digambarkan sebagai seorang anti-hero yang selalu menolak tawaran Charles Xavier untuk bergabung ke X-Men. Sebab, ia memang amat membenci Amerika Serikat yang telah menimbulkan luka amat dalam di kampung halamannya. 

Tokoh ini digambarkan sering bertindak untuk menolong diri sendiri atau setidaknya menciptakan keseimbangan di Bumi. Dalam serial Marvel Comics bertajuk Age of Apocalypse, Sunfire bahkan sempat membakar banyak bahan pangan di seluruh dunia agar orang-orang kelaparan dan kiamat bisa terjadi.

Saat ini, MCU telah mengakuisisi Fox dan mendapat lisensi atas semua tokoh X-Men. Jika MCU hendak membuat reboot film X-Men: Apocalypse, tokoh Sunfire sepertinya layak untuk diadaptasi. Toh, memang belum pernah ada tokoh anti-hero Asia dari Marvel Comics yang diangkat ke layar lebar.

Silk

Marvel

Ingat laba-laba yang menggigit Peter Parker? Ya, laba-laba itu juga menggigit seorang gadis berdarah Korea Selatan-Amerika yang bernama Cindy Moon. Pada 2014, Marvel Comics pun memperkenalkan Moon sebagai tokoh superhero bernama Silk. Kekuatan Silk sama persis seperti Spiderman, namun ia memang benar-benar bisa mengeluarkan jaring laba-laba dari pangkal telapak tangannya. 

Dalam komik, tokoh ini diceritakan sempat mengalami kesulitan untuk mengendalikan kekuatan super-nya. Ia bahkan sempat mengacau dan menjerat kedua orang tuanya. Karena itu, ia pun sempat berlatih dengan seseorang bernama Ezekiel Sims. Namun, Sims justru bertindak licik dan menyekap Moon selama beberapa tahun. 

Karena diberi pelatihan khusus, Silk memiliki kemampuan bela diri yang jauh lebih baik ketimbang Peter Parker/Spiderman. Akan tetapi, penyekapan yang dilakukan oleh Sims membuat kondisi kejiwaannya sering tidak stabil dan paranoid. 

Lantas, mungkinkah Silk hadir di MCU? Mungkin! Sebab, di film Spiderman: Homecoming, Peter Parker/Spiderman (Tom Holland) diceritakan memiliki seorang teman bernama Cindy Moon yang diperankan oleh Tiffany Espensen. Sepertinya memang banyak kejutan menarik yang akan dihadirkan MCU di masa depan.

Komodo

Deviant Art

Siapa bilang Marvel Comics tidak punya tokoh superhero dari Indonesia? Dia adalah Melati Kusuma alias Komodo. Meski tokoh ini adalah seorang superhero, latar belakangnya sangat dekat dengan salah satu musuh bebuyutan Spiderman, yaitu Lizard.

Kusuma diceritakan sebagai tokoh yang pintar dan menguasai berbagai ilmu sains. Namun, fisiknya memang tidak sempurna karena kecelakaan mobil membuat kedua kakinya diamputasi. Gusar dengan cemoohan orang-orang, Kusuma nekat mencuri dan menyuntikkan serum regenerasi tubuh buatan Dr. Connors. Jika Connors pada akhirnya tak mampu mengendalikan kekuatannya dan menjadi Lizard, Kusuma bernasib lebih mujur karena berhasil menjaga kewarasannya.

Ketika hendak beraksi melawan kejahtan, Kusuma akan menggunakan nama Komodo. Kekutannya sedikit banyak mirip seperti Wolverine, yakni bisa dengan cepat menyembuhkan diri sendiri serta kuku tajam. Komodo juga mampu berlari sangat cepat dan memanjat gedung-gedung pencakar langit.

Hingga saat ini, sudah banyak artis Indonesia yang terlibat di produksi film Hollywood, seperti Iko Uwais, Cecep Arif Rahman, dan Yayan Ruhiyan. Seandainya saja ada artis perempuan yang jago bela diri, mungkin MCU atau Sony yang saat ini memegang lisensi tokoh-tokoh villain dari Spiderman bisa dengan mudah mengadaptasi Komodo ke layar lebar.

Ms. Marvel

Deviant Art

Nama asli tokoh ini adalah Kamala Khan dan ia berasal dari Pakistan. Khan dalam komik diceritakan mampu mengubah bentuk tubuhnya sesuka hati setelah terpapar kabut Terrigen (kabut inilah juga yang memberi kekuatan super pada Inhumans). Saat menjadi superhero, ia menggunakan nama Ms. Marvel. Ya, memang Khan adalah salah satu fans berat dari Carol Danvers alias Captain Marvel.
Sebagai superhero Muslim pertama dari Marvel Comics, banyak fans yang berharap tokoh ini diadaptasi ke layar lebar atau serial televisi. Terlebih lagi, banyak yang meyukai sifat percaya diri, lemah lembut, dan senang menolong orang lain dari tokoh ini. Ia juga acap kali bertindak konyol dan lucu, seperti seorang remaja pada umumnya.

Joe Quesada, Marvel Chief Creative Officer, mengatakan bahwa dalam waktu dekat kisah Ms. Marvel akan diangkat ke layar lebar. Ya, jika hal itu tak bisa terjadi, setidaknya berilah sebuah serial televisi untuk tokoh ini. Lagipula, saat ini sudah ada Disney+ yang akan menjadi rumah dari serial televisi Loki dan Falcon & Winter Soldier.


Jubilee

Marvel Fandom

Fox sebenarnya sudah empat kali menghadirkan tokoh Jubilation Lee alias Jubilee ke film layar lebar. Namun, tokoh ini selalu menjadi cameo dan tidak memiliki peran yang penting. 

Padahal, Jubilee adalah salah satu anggota X-Men terpopuler di era '90an. Mampu membuat ledakan warna-warni, tokoh ini selalu membawa kemeriahan dan keseruan saat X-Men sedang bertarung melawan penjahat.

Setelah Fox di akusisi Disney, banyak fans yang meminta agar tokoh Jubilee bisa diadaptasi dengan lebih layak, atau bahkan memiliki serial televisi tersendiri di Disney+. Ya, tokoh ini memang unik dan dicintai oleh cukup banyak Marvellian, khususnya generasi '90an.



Nutshell:

Selain Shang-Chi, ada beberapa superhero Asia darj Marvel Comics lain yang layak diangkat ke layar lebar. Bahkan salah satunya berasal dari Indonesia.

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment