Review: To All the Boys: P.S. I Still Love You

Review: To All the Boys: P.S. I Still Love You

Reviews - Review: To All the Boys: P.S. I Still Love You

Sebagai sebuah film sekuel, To All the Boys: P.S. I Love You gagal mengikuti jejak pendahulunya. Film kedua ini terasa terlalu dipaksakan dari segi ceritanya.

19 February 2020, 07:05

Kisah cinta Lara Jean (Lana Condor) berlanjut kembali. Setelah terkejut karena surat cintanya terkirim ke semua laki-laki yang pernah dikagumi, Lara Jean pun akhirnya berpacaran dengan salah satu dari peneriman surat, Peter Kavinsky (Noah Centineo). Meski awalnya terasa berat, Lara Jean dan Peter mampu melewati kerikil-kerikil cinta SMA yang biasa ditemui di kehidupan sehari-hari. 

To All the Boys I've Loved Before memberikan ruang bagi Netflix mengembangkan sekuelnya. Lara Jean mengirim lima buah surat dan baru memunculkan tiga laki-laki yang ia kagumi pada film pertamanya. Oleh sebab itu, premis cerita pun dikembangkan dengan tambahan karakter laki-laki lain dari masa lalu Lara Jean ke dalam To All the Boys: P.S. I Love You. Singkat cerita, surat cinta Lara Jean untuk John Ambrose, yang disukai sejak kelas 6, terbalas. Di saat bersamaan, hubungan cinta Lara Jean dan Peter semakin teruji dengan berbagai masalah. Di tengah permasalahan itu, Lara Jean secara tak sengaja bertemu dengan John Ambrose di tempat Belleview, tempat ia menjadi volunteer. 

To All the Boys: P.S. I Love You

To All the Boys: P.S. I Love You masih membawa nuansa ceria dan berwarna seperti film pertamanya. Narasi-narasi dan fantasi liar dari Lara Jean rasanya sudah menjadi sebuah patokan kokoh dan haram hukumnya untuk dihilangkan pada film keduanya. Walau ceritanya terkesan terlalu dipaksakan, To All the Boys: P.S. I Love You tetap saja menjadi sebuah drama rom-com yang menyentuh hati. Beberapa karakter sepertinya sengaja dihilangkan agar penonton fokus pada kisah cinta Lara Jean dan Peter. Demi menyeimbangkan itu, penambahan beberapa karakter juga cukup membuat film tak terasa terlalu kosong. 

https://www.youtube.com/watch?v=LIU4xb61PHc

Sofia Alvarez, penulis naskah film pertama dan kedua, terlihat berusaha keras membangun latar belakang cerita masa lalu agar penonton mengerti bahwa Lara Jean pernah menyukai John Ambrose. Saya cukup menghargai upayanya itu. Akan tetapi, beberapa latar belakang yang dibangun oleh Sofia terasa berlebihan dan malah terkesan dipaksakan. Lara Jean mungkin memang jatuh cinta terhadap John Ambrose pada kelas 7, tapi itu sebatas cinta monyet semata. Jika pada akhirnya keduanya dipertemukan lagi dengan kondisi yang berbeda, rasanya sulit untuk membayangkan semua terjadi. Apalagi John Ambrose pindah sekolah dan tak pernah bertemu lagi dengan Lara Jean selama bertahun-tahun. 

To All the Boys: P.S. I Love You sebenarnya ingin membuat plot twist yang mereka pamerkan dari judulnya. Judul ini membawa penonton kepada narasi bahwa Lara Jean masih mencintai seseorang, dan seseorang yang dimaksud tentu saja adalah John Ambrose yang datang dari masa lalu. Rencana itu sebenarnya masih berjalan mulus, setidaknya sampai 45 menit awal film. Namun, saya sendiri akhirnya tersadar bahwa judul itu sebenarnya memiliki arti berbeda dengan orang yang berbeda pula. 

To All the Boys: P.S. I Love You

Setelah ini mari kita berharap agar Netflix tidak melengkapi seri To All the Boys mereka dengan satu sekuel lagi dan menjadikannya sebuah trilogi. Pasalnya, surat Lara Jean satu lagi masih menjadi sebuah misteri. Jika pun memang Netflix ingin melengkapinya, seharusnya mereka sudah memikirkan formula yang lebih baik agar para penontonnya tetap terpuaskan.

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment