Penjelasan Pihak Pengelola soal Ditutupnya Bioskop XXI TIM

Penjelasan Pihak Pengelola soal Ditutupnya Bioskop XXI TIM

Penjelasan Pihak Pengelola soal Ditutupnya Bioskop XXI TIM

Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki resmi berpamitan dari masyarakat Jakarta. Pembangunan gedung baru dan habisnya kontrak kerja sama membuat bioskop ini ditutup.

21 August 2019, 07:05

Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki resmi berhenti beroperasi  per hari Senin, 19 Agustus 2019. Kabar tersebut mulanya tersiar dari akun Twitter Bicara Box Office dan menjadi ramai diperbincangkan publik. Bioskop XXI Taman Ismail Marzuki rupanya meninggalkan banyak kenangan bagi masyarkat Indonesia, khususnya Jakarta. Berbeda dengan eksibitor lain pada umumnya, TIM biasanya masih sudi menayangkan film-film festival yang notabene jarang diminati masyarakat umum. Selain itu harga tiket di sana masih terbilang murah jika dibandingkan dengan harga tiket bioskop lain yang sebagian besar hadir di pusat perbelanjaan.

Imam Hadi Purnomo, Kepala Unit TIM, menjelaskan bahwa alasan utama berhentinya operasional Bioskop XXI TIM adalah karena habisnya kontrak kerja sama di antara keduanya. Ia juga mengatakan bahwa setelah kontrak tersebut habis, pihak pengelola TIM akan melakukan pembangunan gedung dengan maksud utama revitalisasi.

Foto: Bicara Box Office

Pembangunan gedung baru Taman Ismail Marzuki akan berlangsung hingga tahun 2021 mendatang. Imam menuturkan jika nantinya TIM akan kembali memiliki gedung teater bioskop yang lebih baik jika dibandingkan dengan sekarang.

"Nanti kan TIM direvitalisasi sampai 2021. Nanti akan dibangun juga gedung teater yang baru, yang lebih baik. Kalau sudah jadi, dipersilakan bergabung kembali," ucapnya.

Foto: iNews

Sejauh ini pihak XXI sendiri belum memberikan pernyataan apakah mereka akan kembali menggandeng TIM setelah proses pembangunan gedung barunya rampung. Namun di sisi lain, pihak TIM selalu membuka peluang jika memang XXI ingin kembali bekerja sama dengan mereka.

"Ya nanti kita buka kesempatan seluas-luasnya. Kalau XXI berkenan bergabung kembali ya ayo kita diskusikan lagi nanti," ujar Imam.

Imam sendiri berharap agar masyarakat bersabar menantikan pembangunan gedung baru di Taman Ismail Marzuki. Revitalisasi gedung ini semata-mata bermaksud untuk membuat Taman Ismail Marzuki menjadi wadah seni yang lebih nyaman dan lebih baik.

"Ya pastilah, tapi kan bersabar, nanti akan dibangun lagi yang lebih baik. Mohon bersabar insyaallah doanya masyarakat, harapan masyarakat bisa kita wujudkan," tutupnya.

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment