One Cut of the Dead Akan Di-remake Menjadi Film Berbahasa Inggris

One Cut of the Dead Akan Di-remake Menjadi Film Berbahasa Inggris

One Cut of the Dead Akan Di-remake Menjadi Film Berbahasa Inggris

Tak dirilisnya One Cut of the Dead di Amerika Serikat jadi alasan utama

21 March 2019, 14:34

One Cut of the Dead karya sutradara debutan Shinichiro Ueda adalah salah satu film horor komedi paling fenomenal dan mencuri perhatian tahun lalu, bahkan kami pun menobatkannya sebagai film internasional favorit kami tahun lalu. Maka sedikit tak mengherankan jika akhirnya para filmmaker Amerika tergiur untuk me-remake One Cut of the Dead menjadi film berbahasa Inggris. 

Seperti dilaporkan Variety, Patrick Cunningham, produser Amerika yang berbasis di Jepang dan pernah berada di belakang film seperti Martha Marcy May Marlene, telah berhasil mendapat hak untuk membuat versi remake-nya. "Sebagian besar penonton film di Amerika tak bisa menonton film orisinalnya. Film itu hanya dirilis secara terbatas di luar Jepang dan sama sekali belum dirilis di Amerika. Sangat disayangkan untuk film yang begitu fun dan orisinal," jelas Cunningham.

Lebih lanjut lagi, sama seperti film orisinalnya, Cunningham berencana untuk memproduksi versi remake ini dengan bujet yang cenderung kecil. 

One Cut of the Dead bercerita tentang sekelompok orang yang membuat film zombie di sebuah gedung terlantar, tapi kemudian diserang oleh para zombie sungguhan. Setelah dibuka dengan adegan sepanjang 37 menit tanpa cut, kegilaan dan kegeniusan film ini baru dimulai setelahnya. 

Sebelum meraih perhatian yang cukup luas, film ini telah melalui jalan yang cukup terjal. Berawal dari sebuah workshop di sebuah sekolah akting dan penyutradaraan, Enbu Seminar, sutradara Ueda kemudian mengumpulkan para cast yang sama sekali tak dikenal sebelumnya. 

Berbekal bujet 3 juta yen, film ini hanya diputar selama enam hari di sebuah bioskop art house di Tokyo yang berkapasitas 84 tempat duduk. Perhatian lebih luas baru didapat setelah diputar di Yubari International Film Festival dan Udine Far East Film Festival di Italia. Standing ovation selama lima menit pun berhasil didapat dari para penonton di Udine. Setelah akhirnya dirilis secara luas di Jepang, film ini berhasil meraih pendapatan total sebesar 3 miliar yen, atau seribu kali lipat dari bujetnya. 

Hingga kini belum ada penulis naskah maupun sutradara yang terkait dengan proyek ini. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari proyek ini. Krishna Mahendra

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment