Metallica S&M2: Kala Sang Raja Thrash Metal Melebur Lagi dengan San Fransisco Symphony

Metallica S&M2: Kala Sang Raja Thrash Metal Melebur Lagi dengan San Fransisco Symphony

Reviews - Metallica S&M2: Kala Sang Raja Thrash Metal Melebur Lagi dengan San Fransisco Symphony

Film ini dibuat untuk merayakan 20 tahun konser kolaborasi Metallica dan San Fransisco Symphony.

11 October 2019, 07:05

20 tahun lalu, band thrash metal legendaris Metallica sempat membuat satu gebrakan keren dengan tampil bersama San Fransisco Symphony di Berkeley Community Theatre. Tim orkestra yang mengiringi Metallica kala itu dipimpin oleh Michael Kamen dan ditonton oleh sekitar 10 ribu penonton.

Tahun ini, Metallica kembali berkolaborasi dengan San Fransisco Symphony untuk menggelar konser serupa dengan tajuk Metallica S&M2. Kali ini, konser berlangsung di stadion baru Chase Center yang lebih besar dengan kapasitas 18 ribu penonton. Tidak tanggung-tanggung, tim orkestra dipimpin oleh dua konduktor sekaligus, Michael Tilson Thomas dan Edwin Outwater.

IMDB

Konser pun didokumentasikan oleh sutradara Wayne Isham. Bagi fans, khususnya dari Indonesia, yang tak bisa hadir ke sana, bisa menyaksikan film dokumenter konser tersebut di CGV sejak 10 Oktober. Film tentunya bisa mengobati kerinduan banyak fans Metallica, apalagi yang tertarik menonton konser unik dari band idola.

Isham benar-benar berusaha mengatur pengambilan gambar agar para penonton bisa merasakan sensasi konser Metallica S&M2 secara utuh. Kualitas suara yang ditawarkan juga sangat jernih dan asyik untuk dinikmati.

Metallica TV

Di konser ini, Metallica diiringi oleh puluhan string dan brass section dengan suara menggelegar. Mereka berhasil membuat alunan melodi gitar James Hetfield dan Kirk Hammett terdengar sangat syahdu, namun sangar di saat yang bersamaan. Kombinasi bass gitar robert Trujillo dan drum Lars Ulrich juga ditunjang oleh lima pemain perkusi yang tentunya membuat konser lebih menggelegar dan membuat jantung berdebar.

Keriuhan suara penonton yang tertangkap oleh Isham pun mampu membuat siapa saja merinding. Bayangkan saja, bagaimana kerennya perpaduan suara Hetfield dan penonton kala menyanyikan lagu For Whom The Bell Tolls atau Enter Sandman. Beberapa lagu bahkan diaransemen sedemikian rupa agar suara fans bisa terdengar lebih keras ketimbang musik yang dihasilkan oleh Metallica dan San Fransisco Symphony.

Metallica TV

Dapat tergambar dengan jelas pula ekspresi dari setiap personel Metallica dan tim orkestra dalam film ini. Kalian bisa melihat dengan jelas raut bangga dan bahagia di wajah mereka yang memang telah sukses menggelar satu konser unik.

Isham pun tidak lupa untuk mengabadikan berbagai lelucon yang Hetfield lontarkan ke arah penonton, juga bagaimana Trujilo turun panggung untuk menyapa beberapa penonton yang terduduk di kursi barisan depan. Semua terasa sangat natural dan tentunya bisa membuat kalian masuk ke dalam film, seolah sedang benar-benar ada di Chase Center.

Setidaknya, film ini bisa mengobati kerinduan banyak fans Metallica yang mungkin sempat menyaksikan konser mereka di Jakarta beberapa waktu lalu. Karena diputar di CGV seluruh Indonesia, fans Metallica Indonesia dari berbagai daerah selain Jakarta yang tak sempat menyambangi konser mereka di Indonesia juga akhirnya mendapat kesempatan untuk menonton konser dengan kualitas suara super keren dan gambar memukau.

Film ini pun menawarkan sebuah dokumentasi All Within My Hands Foundation, gerakan non-profit yang Metallica bentuk untuk membantu orang-orang tidak mampu di berbagai belahan dunia. Jadi, fans juga bisa mendapat sisi edukasi dari band idola. Bahkan jika berminat, fans bisa ikut menyumbang dana untuk gerakan tersebut.

Nutshell:
Metallica sudah 2 kali menggelar konser akbar di Indonesia dan tahun ini mereka kembali, namun di layar lebar melalui film Metallica S&M2. Pengambilan gambar dan kualitas suara di film ini dirancang khusus untuk membawa penonton hanyut dalam nuansa konser peleburan dua musik yang amat berseberangan, thrash metal dan orkestra.

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment