Help Is On The Way, Melihat Industri ART Indonesia Melalui Kacamata Global

Help Is On The Way, Melihat Industri ART Indonesia Melalui Kacamata Global

Help Is On The Way, Melihat Industri ART Indonesia Melalui Kacamata Global

Help Is On The Way adalah sebuah dokumenter yang mencoba untuk membuka kisah indsutri Asisten Rumah Tangga di Indonesia.

16 June 2020, 07:05

Ismail Fahmi Lubis adalah seorang sinematografer lulusan IKJ, dan ia telah memfokuskan dirinya menelurkan karya-karya dokumenter yang vital bagi Indonesia. Ia pernah terlibat di acara Jakarta International Film Festival, dan pernah juga bekerjasama dengan sineas luar. Ia juga pernah memenangkan piala FFI melalui karyanya Tarling Is Darling, yang juga menjadi salah satu film dokumenter jagoan di Busan International Film Festival. Kali ini Ismail mencoba memberikan kita kacamata untuk melihat industri Asisten Rumah Tangga di Indramayu, dan bagaimana daerah kecil di Jawa ini menjadi salah satu eksportir asisten rumah tangga terbesar. 

3,4 juta warga negara Indonesia bekerja di luar negeri sebagai pekerja domestik. Meskipun bekerja di luar negeri merupakan impian jutaan warga Indonesia untuk memperbaiki keadaan ekonomi, tetapi kompleksitas sistem perekrutan, training dan penempatan kerja yang tidak transparan, serta perbedaan budaya menempatkan posisi pekerja migran di sisi rentan. COVID-19 membuat posisi pekerja migran bertambah rentan. LSM yang bergerak di perlindungan bagi buruh migran Indonesia, Migrant Care, memprediksi 38,000 buruh migran Indonesia akan dipulangkan dan kehilangan pekerjaan. Film Help Is On The Way mengajak masyarakat untuk membangun solidaritas dengan buruh migran yang melalui segala macam tantangan untuk menggapai impian mereka.

Perjalanan Help Is On The Way dimulai dari kisah Sukma dan Meri mengikuti pelatihan di Badan Latihan Tenaga Kerja-Luar Negeri (BLK-LN) di Indramayu, Jawa Barat. Lembaga ini mempersiapkan para perempuan untuk bekerja di luar negeri sebagai pekerja rumah tangga. Setiap tahun, ratusan perempuan seperti Sukma, Meri, Muji dan Tari direkrut oleh agen lokal. Sebagian dari para perempuan tersebut berasal dari pedesaan yang bercita-cita untuk bekerja di negara-negara seperti Taiwan, Hong Kong dan Singapura. Mereka mendaftar di BLK-LN untuk belajar ilmu bahasa dan cara merawat lansia, mempersiapkan diri untuk pekerjaan yang akan mereka lakukan di luar negeri sambil mempersiapkan dokumen yang mereka butuhkan untuk penempatan kerja. 

Help Is On The Way juga membawa penonton ke Taiwan, dan secara langsung mengamati kehidupan sehari-hari Muji dan Tari, pekerja migran Indonesia di Taiwan. Muji bekerja di rumah majikannya mengurus seorang lansia yang menderita dementia. Dengan sabar dan telaten ia merawat nenek yang menjadi tanggung jawabnya. Sedangkan Tari berhasil melanjutkan kuliah di Taiwan sambil bekerja di rumah sakit sebagai perawat profesional yang memiliki jam kerja tetap serta waktu luang yang bisa ia gunakan untuk menekuni hobinya menulis.

Help Is On The Way sudah dapat disaksikan melalui platform Go-Play

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment