Gatotkaca Akan Menjadi Film Pertama dari Jagad Satria Dewa

Gatotkaca Akan Menjadi Film Pertama dari Jagad Satria Dewa

Gatotkaca Akan Menjadi Film Pertama dari Jagad Satria Dewa

Gatotkaca akan menjadi film pertama dari Jagad Satria Dewa yang rencananya akan terdiri dari delapan film

12 March 2019, 02:59

Satria Dewa Studio berkolaborasi dengan Magma Entertainment dan Caravan Studio untuk menggarap Gatotkaca yang merupakan film pertama dari Jagad Satria Dewa. Rencananya film jagoan super yang diadaptasi dari tokoh pewayangan ini akan tayang 2020 mendatang. Sutradara Charles Gozali (Magma Entertainment) saat ini sedang mencari sosok yang tepat untuk memerankan Gatotkaca.

“Kita sedang melakukan audisi secara gerilya sekarang, baik ke agensi, pemain-pemain terkenal di Indonesia, dan juga akan ke banyak padepokan atau sekolah bela diri,” ungkap Charles saat jumpa pers peluncuran teaser perdana Satria Dewa: Gatotkaca bersama Executive Producer Rene Ishak (Satria Dewa Studio), Concept Artist Chris Lie (Caravan Studio) dan Fight Choreographer Cecep Rahman pada (21/2) di Jakarta.

Charles juga mengatakan pemeran Gatotkaca harus menguasai bela diri, karena film jagoan super akan banyak adegan laga. Menurutnya, mencari sosok yang tepat untuk peran Gatotkaca merupakan satu tantangan tersendiri. “Sudah ada beberapa kandidat dan kami masih mencari yang lebih kalau ada,” tambahnya.

Rene Ishak merencanakan akan membuat delapan film dalam Jagad Satria Dewa. Mulai dari Gatotkaca, Arjuna, Yudhistira, Bharatayuda, Bima, Nakula Sadewa, Srikandi, hingga terakhir Kurukshetra. Seluruh judul film tersebut diambil dari nama dari tokoh-tokoh pewayangan nusantara. Rencananya setiap tahun akan muncul film baru, mulai dari tahun 2020 sampai 2027.

“Senjata ampuh yang pertama akan dikeluarkan adalah Konta Wijaya. Di mana dalam Mahabharata, Konta Wijaya itu merenggut nyawa Gatotkaca dan hanya bisa dipakai satu kali. Dalam cerita kita, setelah senjata itu tertusuk, lalu pecah menjadi serpihan-serpihan yang tersebar ke seluruh jagat raya,” ujar Rene Ishak membocorkan senjata yang akan muncul dalam Jagad Satria Dewa.

Sementara itu pembuatan computer-generated imagery (CGI) akan melibatkan para talenta terbaik Indonesia. Charles mengatakan bahwa film ini dari kita, oleh kita, dan untuk Indonesia. “Sejak awal kami ingin menggabungkan talenta-talenta terbaik yang ada di Indonesia. Saat ini kami sedang mengumpulkan para pembuat CGI dalam negeri. Kami sepakat yang mengerjakannya harus orang Indonesia,” ujarnya. Ia juga mengatakan, salah satu studio yang terlibat dalam pembuatan CGI-nya adalah Imagia Studio.

Selain film, Jagad Satria Dewa juga akan memperluas pasarnya dengan membuat baragam bentuk dalam rencana bisnis eco 360 degree. Mulai dari website, serial televisi, komik, merchandise, on ground activation, game online, hingga taman bermain. Rasyid Baihaqi

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment