Game of Thrones S8 Interviews: Sophie Turner & Maisie Williams

Game of Thrones S8 Interviews: Sophie Turner & Maisie Williams

Game of Thrones S8 Interviews: Sophie Turner & Maisie Williams

Di penghujung seri wawancara cast Game of Thrones, ada dua pemeran putri keluarga Stark, Sansa dan Arya: Sophie Turner dan Maisie Williams.

14 April 2019, 11:33

Game of Thrones musim ke-8 (S8) sudah di depan mata. Hanya dalam hitungan jam, kita akan segera menyaksikan debut dari musim terakhir serial fantasi populer produksi HBO itu di layar kaca. Dan setelah satu dekade menyaksikan pergumulan antara keluarga-keluarga yang berkuasa di Westeros, kita akan mengetahui siapa yang akhirnya akan naik ke tahta Iron Throne. Tentu saja, sebelumnya mereka semua akan harus menghalau serangan dari Night King dan Army of the Dead.

Untuk menyambut datangnya Game of Thrones S8, HBO merilis rangkaian wawancara dengan cast. Di penghujung seri wawancara ini ada dua pemeran putri keluarga Stark, Sansa dan Arya: Sophie Turner dan Maisie Williams. Kedua aktris ini berawal sebagai aktris cilik di set Game of Thrones dan mereka tumbuh besar bersama acaranya. Tentunya Turner dan Williams akan punya banyak kenangan dari serial yang tidak hanya menetapkan karier mereka tapi juga mengiringi perjalanan mereka menuju kedewasaan. Dalam obrolan santai terakhir tentang musim terakhir Game of Thrones, Turner dan Williams terdengar optimis akan bisa terus menyimpan persahabatan mereka bersama cast lain setelah acaranya usai. Kami sebagai fans pun berharap akan terus bisa menonton karya mereka selanjutnya di luar Westeros.

Selamat jalan, Sansa dan Arya, dan selamat menonton Game of Thrones S8.

Seperti apa rasanya mengucapkan selamat tinggal pada acara yang menetapkan karier kalian?

Sophie Turner (ST): Kami banyak ikut makan malam bersama teman-teman yang muncul di musim terakhir.

Maisie Williams (MW): Acara-acara makan malam ini masih terjadi.

ST: Mereka terus menerus dibuat dan waktu kami di premiere, akan ada lebih banyak lagi. Kita tidak bisa membuat satu acara makan malam dan satu pesta untuk mengakhirinya. Ini proses yang panjang bagi kami semua untuk melepaskan Game Of Thrones!

MW: Itu jelas. Kami semua sangat dekat.

ST: Biasanya orang sudah mulai muak dengan satu sama lain. Kami malah belum merasakan ada yang bertengkar.

MW: Pengalaman ini benar-benar sangat indah. Bagi Sophie dan aku, ini pekerjaan pertama kami, sangat exciting, tapi semua aktor yang sudah berpengalaman juga sangat ramah. Akan menarik untuk melihat bagaimana kita semua bisa tetap saling kontak.

ST: Kurasa kami akan terus berhubungan. Tidak ada keraguan di kepalaku. Terutama orang-orang yang memulai acara ini bersama: kamu, Kit [Harington], Alfie [Allen], Emilia [Clarke]. Kami semua pasti akan stay in touch selamanya.

HBO/Helen Sloan

Waktu kalian mendapat naskah untuk musim terakhir ini, apakah naskah itu datang di dalam kotak yang langsung hancur begitu naskah selesai dibaca?

ST: Lebih seperti app yang langsung hancur. Semuanya hilang setelah 24 jam atau semacamnya.

MW: Aku baru baca sampai episode 3 dan tiba-tiba aku tidak bisa melihat mereka lagi! Aku mengirim email ke Sophie dan memohon, “Help me!” Ingatkah kamu, waktu itu setelah Natal waktu kita lagi libur Natal, dan tiba-tiba semuanya dihapus. Aku waktu itu ingin mendalami peran selama masa libur Natal dan…

ST: … kamu sudah tidak bisa lagi! Segala kerahasiaan ini adalah satu hal yang kita harus biasakan.

MW: Biasanya kami baik-baik saja. Ada beberapa gambar yang pernah kami posting yang agak spoiler-y tapi tidak benar-benar besar. Bukan seperti episode yang bocor. Tapi semakin banyak sesuatu itu dibocorkan, kami tentu saja jadi semakin cemas.

ST: Bahkan sampai ke hal seperti… aku ingat punya kepang kecil di rambutku dan tim hair and make-up akan berkata, “Kamu tidak bisa pergi dengan kepang di rambut itu. Kita harus melepasnya.” Karena orang-orang bisa jadi membaca petunjuk dari sana dan menemukan spoiler dari kepang rambut. It’s crazy.

MW: Fans sangat haus akan acaranya. Mereka sudah menunggu lama.

Ceritakan pengalaman kalian di table read untuk musim terakhir bersama para pemeran yang lain.

ST: Semua orang ada di sana. Suasananya emosional. Kami pernah mengadakan read-through seperti ini sebelumnya tapi tidak dengan semua orang. Kali ini…

MW: …semuanya ada di sana. Produser, kepala departemen. Mereka semua di sana dan sangat emosional.

ST: Ya. Kit baru membaca naskahnya pertama kali di table read itu. Itu sungguh lucu. Kita bisa mendengarnya di setiap adegan, menarik napas.

Kalau dilihat ke belakang, bagaimana menurut kalian acara ini telah berubah?

ST: Adegan yang mengubah caraku memandang acara ini adalah episode 9 di musim pertama, kematian Ned. Itu seperti, “Ini tidak akan jadi acara seperti itu. Ini akan jadi acara seperti INI.” Khususnya untuk karakterku, adegan di mana dia membunuh Ramsay terasa seperti, “Ini dia Sansa.” Bagaimana denganmu?

MW Aku hanya merasa bahwa di musim-musim akhir ini semua wanita yang ada mulai bangkit. Satu, hal seperti ini tidak pernah bisa diprediksi. Kedua, ini masuk di akal. Kalau kau menganalisa acaranya dan mendalami storyline mereka dan bagaimana orang-orang memainkan permainan tahta ini, kelima wanita yang ada di atas benar-benar pantas berada di sana. Ini sesuatu yang kami semua berharap akan terjadi, tapi bahwa acaranya benar-benar mengambil jalan itu adalah hal yang sangat powerful, tidak seperti acara lain.

HBO/Helen Sloan

Seperti apa hari terakhir kalian, waktu kalian sudah benar-benar merampungkan semuanya?

MW: Aku hanya mengucapkan beberapa kata tentang bagaimana industri di mana kami bekerja ini sangat sulit tapi kembali ke Game Of Thrones selalu terasa worth it dan semua orang terasa seperti keluarga di sana. Pada tahap itu, semua orang sudah cukup emosional, setelah melihat orang-orang lain menyelesaikan bagian mereka. Jadi aku seperti, “Aku akan singkat saja. Kalian sudah mendengar banyak hal.”

ST: Adegan terakhirku terjadi setelah masa yang panjang – kami syuting adegan ini di Spanyol. Semua orang memakai rompi pendingin, kecuali aku, karena kostumku sangat ketat. Aku hanya memohon mereka untuk segera menyelesaikannya. Lalu kami selesai dan ada pidato dan aku tiba-tiba menangis. Aku tidak bisa berhenti menangis selama berjam-jam kemudian. Hatiku sungguh kacau.

*

Game of Thrones musim ke-8 akan mulai tayang pada Senin, 15 April 2019, pukul 08.00 WIB, di Indonesia via HBO Asia.

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment