Film Indonesia Dengan Plot Twist Terbaik

Film Indonesia Dengan Plot Twist Terbaik

Film Indonesia Dengan Plot Twist Terbaik

Film-film di daftar ini bisa membuat kalian berpikir, bertanya-tanya, sekaligus berdecak kagum

12 June 2019, 07:05

Sineas Indonesia sangat jarang membuat film dengan plot twist yang membuat penonton berpikir keras selama menonton. Namun, lima film didaftar ini unik karena plot yang disajikan tergolong tidak biasa.

Modus Anomali

Di awal film seorang pria terlihat berhasil selamat setelah dikubur hidup-hidup. Ia mengalami amnesia, linglung, dan mulai mencari keluarganya. Ketika hendak menelepon, secara misterius tidak ada kontak yang tersisa di telepon genggamnya dan menghubungi polisi pun tak bisa banyak membantu.

Selama terus merasa kebingungan mencari tahu identitas asli dan keluarganya, sang pria dikejar oleh penjahat yang berusaha membunuhnya. Ia terus lari, berusaha menyelamatkan diri dengan apapun yang ia temui di dalam hutan.

Di akhir film, sang pria menemukan serum dalam kotak bertuliskan 'The Truth'. Usai menyuntikkan serum itu ke tubuh, sang pria pun berubah dan bisa dengan mudah mengetahui jalan keluar dari hutan serta mengeluarkan mobil yang mulanya tersembunyi dibalik dedaunan kering.

Terungkap bahwa sang pria adalah seorang psikopat yang gemar membunuh suami istri dari keluarga tak berdosa. Ia lalu sengaja menyuntikkan sebuah serum agar lupa ingatan dan menempatkan diri, seolah-olah, menjadi suami dari sang istri yang telah terbunuh oleh penjahat. Lantas siapa orang yang mengejar-ngejar pria itu? Mereka hanya anak-anak dari keluarga korban yang juga menjadi bagian dari permainan sang pria.

Directed by Joko Anwar Screenplay by Joko Anwar Starring Rio Dewanto Release Date April 26, 2012 Duration 96 minutes

Comic 8

Film yang dibintangi oleh banyak komika Indonesia ini memang terkesan receh. Namun, alur ceritanya sebenarnya cukup seru dan mengandung plot twist yang tak diduga-duga.

Diceritakan ada tiga komplotan yang hendak merampok Bank INI, Indonesia-Netherlands Incorporated, dan mereka adalah The Amateurs: Fico, Babe Cabita, dan Bintang Bete, The Gangsters: Ernest Prakasa, Arie Kriting, dan Kemal Palevi, serta The Freaks: Mongol dan Mudy Taylor. 

Setelah berhasil menyandera semua orang di Bank INI, diketahui sebuah fakta bahwa para perampok hanya pasien rumah sakit jiwa yang sengaja dicuci otak dan dimanfaatkan oleh sang dokter, Panji Pragiwaksono, juga suster dan petugas keamanan, Nikita Mirzani dan Agung Hercules.

Hal itu sudah menjadi plot twist yang menarik, namun di akhir film terdapat satu lagi twist yang membuat seorang orang menaruh rasa kagum pada film Comic 8. Ternyata, para perampok adalah mata-mata yang sengaja menyamar menjadi pasien rumah sakit jiwa untuk mengintai gerak-gerik Dr. Panji . Mereka sudah tahu sang dokter punya niat busuk ingin mencuci otak pasien RSJ guna merampok Bank INI.

Directed by Anggy Umbara Screenplay by Anggy Umbara Starring Ernest Prakasa, Pandji Pragiwaksono, Indro Warkop Release Date January 29, 2014 Duration 105 minutes

Pintu Terlarang

Sebelum menyutradarai Modus Anomali, Joko Anwar pernah membuat satu film yang juga memiliki plot twist unik, yakni Pintu Terlarang. Dalam film ini, diceritakan bahwa tokoh Gambir adalah pemahat yang selalu membuat patung-patung wanita hamil. Nyatanya, dalam setiap patung yang ia buat ada janin hasil aborsi sang istri, Talyda.

Seiring berjalannya waktu, Gambir merasa tidak mau lagi membuat patung dengan janin asli. Namun, bosnya terus menuntut dan ia pun terus diganggu dengan berbagai hal aneh nan misterius, termasuk pintu merah di kediamannya yang tak pernah dibuka.

Terungkap bahwa semua hal yang Gambir alami tidaklah nyata dan ia hanya psikopat yang sedang berfantasi di rumah sakit jiwa. Talyda bukan istrinya dan merupakan seorang wartawati bernama asli Pusparanti. Ia masuk rumah sakit jiwa karena telah membunuh dua orang tuanya delapan tahun lalu.

Film ini benar-benar digarap dengan baik sehingga nuansanya pun terasa sama baiknya seperti Shutter Island produksi Hollywood. Akting Christian Bale di American Psycho juga sedikit banyak menginspirasi cara Fachri Albar memerankan Gambir dalam film.

Directed by Joko Anwar Screenplay by Joko Anwar Starring Fachri Albar, Marsha Timothy, Ario Bayu Release Date 2009 Duration 115 minutes

Fiksi

Film ini disutradarai oleh Mouly Surya dan Joko Anwar bertugas sebagai penulis skenario. Cerita film ini berpusat pada seorang perempuan bernama Alisha yang mengalami gangguan jiwa karena sang ibu bunuh diri tepat dihadapannya.

Suatu hari, Alisha merasa jatuh hati pada Bari. Ia pun kabur dari rumah agar bisa tinggal bersebelahan dengan sang pria di sebuah rumah susun. Setelah berkenalan, Mia pun tahu bahwa Bari menulis cerpen yang terinspirasi dari para penghuni rumah susun, mulai dari pasangan gay hingga seorang bapak yang tidak pernah tidur di dalam kamar.

Alisha tahu bahwa Bari sudah memiliki kekasih bernama Renta, namun ia terus terobsesi untuk mendapat perhatian dan mulai membunuh semua orang yang menjadi inspirasi cerpen Bari. Tujuannya, agar Bari bisa dengan mudah membuat akhir cerita yang pasti dan tidak klise.

Semua orang yang menonton film ini pasti mengira Alisha akan membunuh Bari dan Renta di akhir film, terlebih setelah Alisha menyekap Renta di salah satu ruangan kosong. Nyatanya, twist justru terjadi ketika Alisha justru bunuh diri. Ya, memang ia mencintai Bari, namun sebenarnya ia hanya terobsesi pada cerpen-cerpen Bari yang tak kunjung selesai digarap.

Directed by Mouly Surya Screenplay by Joko Anwar Starring Doni Alamsyah, Ladya Cheryl, Kinaryoshi Release Date June 19, 2008 Duration 110 minutes

The Raid: Redemption

Adegan laga brutal penuh darah menjadi hal paling memorable dari film The Raid: Redemption. Namun, sebenarnya film ini memiliki alur cerita dan plot twist yang menarik.

Sejak awal, Rama dan kawan-kawan ditugaskan untuk menyergap gembong narkoba yang dipimpin oleh Tama. Tanpa alasan yang jelas, Rama dan kawan-kawannya pun terus berusaha keras dan korban nyawa untuk meringkus sang penjahat.

Penonton lantas dibuat tergila-gila dengan adegan laga dalam film. Namun, apakah para polisi harus mengorbankan nyawa demi menangkap Tama? Apa tidak ada cara lain yang lebih baik dan aman? Di sini lah plot twist terjadi.

Penyergapan Tama ternyata hanya operasi gelap yang dilakukan oleh Letnan Wahyu, polisi korup yang ingin bisa cepat naik jabatan dengan cara menangkap Tama. Bahkan sejak awal ia memang ingin semua anak buahnya mati agar bisa menjadi satu-satunya polisi yang selamat dan mendapat medali kehormatan dari negara. 

Twist lain di film ini datang dari tokoh Andi yang ternyata merupakan kakak Rama. Andi diceritakan telah hilang selama bertahun-tahun dan ternyata bekerja sebagai salah satu anak buah Tama. Banyak yang mengira Andi akan ikut keluar bersama Rama di akhir film. Tapi, mereka tidak akan bersatu karena Andi ingin jadi pimpinan gembong narkoba setelah Tama tewas terbunuh.

Directed by Gareth Evans Screenplay by Gareth Evans Starring Iko Uwais, Joe Taslim, Doni Alamsyah Release Date March 21, 2012 Duration 101 minutes

Nutshell:

Tidak banyak film Indonesia yang memiliki plot twist. Namun film-film di daftar ini justru memiliki berbagai twist menarik yang membuat banyak penonton berdecak kagum.

0 Comments
Leave your comment
Membalas

Submit Comment